Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Hadapi Pilkada Jembrana, Penyelenggara Pemilu Jalani Rapid Test

Seluruh jajaran KPUD Jembrana menjalani rapid test untuk memastikan kesehatan mereka (dar)

Lorengbali.com, Jembrana - Berbagai persiapan dilakukan KPU Jembrana menyongsong Pilkada serentak Desember 2020 mendatang. Termasuk kesiapan kesehatan bagi Komisioner KPU dan jajaran sebagai penyelenggara Pilkada Jembrana.

Kesiapan kesehatan dalam melaksanakan pilkada di tengah pandemi Covid-19 itu diawali dengan melaksanakan rapid test kepada seluruh Penyelenggara KPU beserta sekretariat dan penyelenggara Adhoc PPK PPS termasuk sekretariat.

Rapid test tersebut dilaksanakan di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Pemkab Jembrana, Jumat (12/6/2020) pagi. Sedangkan untuk PPK dan PPS dilaksanakan di Puskesmas I dan II di masing- masing kecamatan. 

"Pelaksanaan rapid test ini merupakan upaya kesiapan kami sebagai penyelenggara pemilu di bidang kesehatan. Kami pastikan bahwa kami ini sehat," terang Ketua KPU Jembrana, I Ketut Gede Tangkas Sudiantara, Jumat (12/6/2020).

Lanjut Tangkas, kesiapan kesehatan bagi Komisioner KPU, sekretariat dan jajaran adalah sangat mutlak dilakukan, karena akan menghadapi tugas berat dan menguras pikiran serta fisik. Mengingat, Pilkada Jembrana akan digelar Desember 2020 mendatang dan berlangsung dalam situasi pandemi Covid-19.

Selain untuk mendeteksi lebih awal apakah ada yang terjangkit Covid-19, rapid test ini juga sebagai bentuk kalau KPU dan jajarannya sudah melaksanakan protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah.

"Rapid test ini penting guna pencegahan penularan Virus Corona saat ini. Jika ada yang reaktif, maka bisa cepat mendapat penanganan," ujarnya.

Untuk yang rapid test di Gudang Farmasi, kata Tangkas Sudiantara, selain 5 orang komisioner KPU juga 22 orang sekretraiat dan 8 orang tenaga pendukung. Hasilnya semua negatif atau non-reaktif. "Kita harapkan sampai seterusnya semuanya sehat," ungkapnya.

Sedangkan pelaksanaan Rapid untuk PPK dan PPS masih berlanjut hingga sabtu tanggal 13 Juni. Sementara untuk KPPS rapid test akan dilakukan setelah semuanya terbentuk, termasuk untuk KPPS di 120 TPS tambahan.

"Untuk anggarannya sudah kita ajukan. Apakah nanti akan dibiayai pusat atau daerah masih kami komunilasikan," pungkasnya. (dar)


TAGS :

Komentar