Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Misteri Mata Air yang Tak Pernah Kering di NTT Meski Kemarau

(Ola Adonara/Loreng Indonesia)

Kupang - Siapa yang gak kenal dengan keindahan pulau di Nusa Tanggara Timur (NTT). Ya, walaupun cuaca di sana yang cukup panas namun di Provinsi ini kita bisa temukan banyak tempat wisata indah. Pantainya tidak kalah dengan keindahan pantai di pulai lain, bahkan di ada salah satu destinasi cukup unik di Kecamatan Kota Komba, Kabupaten manggarai Timur, NTT atau terletak di hutan Suka yaitu Wae sadong.

Wae sadong adalah sumber mata air yang berbentuk gong dan dipercayai penduduk sekitar memiliki kekuatan mistis yang sangat kuat. Hal itu diceritakan oleh Nardi Jaya (27) generasi tertua Suku Suka. Ia mengatakan Wae Sadong adalah bukti nyata peradaban Suku Suka yang masih ada hingga saat ini.

"Saya pernah mendengar cerita asal-usul suku suka, yang dituturkan oleh tua-tua adat kalau Wae Sadong ini merupakan salah satu peninggalan moyang kami. Selalu ada ritual adat saat kami mengujungi tempat ini," ujarnya kepada wartawan, Selasa (7/7/2020).

Ajaibnya, Nardi menjelaskan selain memiliki air yang sangat jernih kolam air itu tidak pernah mengering. “Kolam berbentuk gong itu terlihat tenang dan airnya tetap ada walau musim kemarau,” ujar dia.

Sementara itu, Mateus Anis (65), warga setempat, Wae Sadong merupakan sumber air yang dijadikan kebutuhan dari nenek moyang jaman dulu yang sangat diyakni masyarakat dihuni makhluk tak kasat mata. "Ketika ada pengunjung yang tidak menghargai atau berbuat ulah disana, pasti ada teguran gaib," tuturnya.

"Nenek moyang zaman dulu mengambil air dari kolam kecil itu menggunakan tempurung kelapa sebagai alat timba. Tempurung itu tidak bisa dibawa pulang, kalaupun dibawa pulang maka siap menanggung resiko," tambahnya.

Hingga kini, warga setempat dilarang mengambil air di kolam tersebut menggunakan wadah lain selain tempurung kelapa. Warga meyakini, akan ada hukuman jika larangan itu langgar. "Airnya jernih dan segar. Ambilnya selalu pakai tempurung kelapa," tutupnya..

Untuk diketahui, dalam budaya Manggarai Raya, air (wae teku) merupakan salah satu dari lima filosofi sebuah peradaban. Air yang muncul dari sela-sela batu cadas tersebut konon menyimpan cerita mistik. Banyak kejadian-kejadian aneh yang dirasakan oleh orang-orang baru yang akan mengunjung kesana jika tidak mematuhi larangan-larangan yang berlaku di sana. Nah budayakan kalau berkunjung ke suatu tempat kita harus menghargai budaya di wilaya itu ya sobat wisata. Hmmm kalian tertarik datang ke wae sadong?.

Kalian bisa berwisata ke daerah ini dan merasakan sensasi mistisnya mengunjungi lokasi mistis yang menjadi peradaban suku terbesar masyarakat wilayah Kota Komba bagian selatan ini.  Kalian cukup

pengunjung bisa menempuh perjalanan 2  jam melalui perjalanan udara dari Kupang menuju kota Borong dengan dilanjutkan menuju lokasi menggunakan kendaraan umum selama kurang lebih 1 jam. Selamat berwisata sobat.


TAGS :

Komentar